
Yogyakarta, 22 Mei 2026 — Universitas AMIKOM Yogyakarta mencatat pencapaian dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha atau P2MW 2026 setelah lima proposal usaha mahasiswa dinyatakan lolos pendanaan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pengumuman tersebut tertuang dalam surat Nomor 1790/DST/B2/DT.01.03/2026, setelah proposal usaha mahasiswa melewati tahapan seleksi administrasi, substansi, dan justifikasi RAB.
Dalam daftar perguruan tinggi pelaksana P2MW 2026, Universitas AMIKOM Yogyakarta memperoleh pendanaan untuk lima proposal usaha mahasiswa. Capaian tersebut terdiri atas tiga proposal pada Tahapan Awal dan dua proposal pada Tahapan Bertumbuh. Berdasarkan publikasi LLDIKTI Wilayah V, jumlah ini menempatkan Universitas AMIKOM Yogyakarta sebagai salah satu perguruan tinggi dengan jumlah proposal terbanyak kedua di wilayah DIY, bersama Universitas Ahmad Dahlan, dengan masing-masing lima proposal. Jumlah tertinggi dicatat Universitas Negeri Yogyakarta dengan enam proposal.
Program P2MW merupakan program pembinaan kewirausahaan mahasiswa yang bertujuan meningkatkan jumlah mahasiswa berwirausaha, memperkuat pembinaan kewirausahaan di perguruan tinggi, serta memperluas ekosistem kewirausahaan melalui keterlibatan dunia usaha dan dunia industri, komunitas, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya. Pada 2026, program ini diarahkan untuk mendukung mahasiswa yang telah memiliki usaha berjalan agar mampu mengembangkan usahanya secara lebih terarah, berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat.
Rangkaian P2MW 2026 dimulai dari sosialisasi pada 19 Februari 2026, batas akhir unggah proposal pada 7 April 2026, pengumuman perguruan tinggi pelaksana dan peserta yang diterima pada minggu keempat April 2026, serta pelaksanaan program pada Mei hingga Oktober 2026. Program ini juga mencakup bimbingan teknis pelaksana pada minggu ketiga Mei, pelaporan kemajuan pada minggu ketiga Juli, penilaian kemajuan pada minggu keempat Juli, KMI Expo pada minggu ketiga September 2026, dan pelaporan akhir perguruan tinggi ke Direktorat Belmawa pada 16 Oktober 2026.
Dalam P2MW 2026, tahapan usaha terbagi menjadi dua, yaitu Tahapan Awal dan Tahapan Bertumbuh. Tahapan Awal ditujukan untuk usaha mahasiswa yang telah memiliki validasi atau kesiapan produk, tetapi masih berada pada fase pengembangan awal dan berjalan kurang dari enam bulan. Sementara itu, Tahapan Bertumbuh ditujukan untuk usaha yang telah berjalan minimal enam bulan, memiliki legalitas atau validasi dari inkubator maupun bidang kemahasiswaan, serta telah memiliki penjualan atau jejak usaha yang terukur.
Berikut lima proposal mahasiswa Universitas AMIKOM Yogyakarta yang lolos pendanaan P2MW 2026:
Tahapan Awal
- Peningkatan Nilai Guna Maggot BSF Black Soldier Fly melalui Inovasi Pelet Protein Tinggi pada Usaha Mikro Pakan Ternak (Kategori: Budidaya) – Ketua Tim: Yoshi Listya Dwi Septiana
- BATIKLY: Inovasi Batik Modern Motif Sleman Nawasena Berbasis Nilai Budaya untuk Meningkatkan Daya Saing Fashion Lokal (Kategori: Industri Kreatif, Seni, dan Budaya) – Ketua Tim: Aditya Bayu Hidayat
- Mari Bites: Inovasi Cookies Berbasis Mental Support Campaign untuk Penguatan Emotional Branding Konsumen Muda (Kategori: Makanan dan Minuman) – Ketua Tim: Qorin Kurotaaini
Tahapan Bertumbuh
- JOGLO MEDIA WEB DEVELOPMENT: Transformasi Digital Jasa Pembuatan Landing Page dengan Inovasi Chatbot Editor (Kategori: Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan) – Ketua Tim: Nandana Zada Abiproya
- Savoir Vivre: Insole Anti Bau Berbasis Serat Kelapa yang Nyaman, Sustainable, dan Eco Friendly (Kategori: Manufaktur dan Teknologi Terapan) – Ketua Tim: Revalia Gita Feliska
Direktur Direktorat Kemahasiswaan Universitas AMIKOM Yogyakarta, Suyatmi, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim mahasiswa yang berhasil lolos pendanaan P2MW 2026. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas AMIKOM Yogyakarta memiliki semangat untuk mengembangkan gagasan usaha secara serius dan berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi seluruh tim mahasiswa Universitas AMIKOM Yogyakarta yang berhasil lolos pendanaan P2MW 2026. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usaha dengan serius, menjaga komitmen, dan menghasilkan luaran yang maksimal. Kami juga berharap tim-tim ini dapat melanjutkan prosesnya dengan baik hingga berpeluang lolos dan tampil pada KMI Expo,” ujar Suyatmi.
Keberhasilan lima tim mahasiswa Universitas AMIKOM Yogyakarta dalam P2MW 2026 menunjukkan bahwa gagasan kewirausahaan mahasiswa terus tumbuh melalui bidang usaha yang beragam, mulai dari budidaya, industri kreatif, makanan dan minuman, jasa digital, hingga teknologi terapan. Dengan pendampingan yang berkelanjutan dari kampus, seluruh tim diharapkan dapat menjalankan program secara maksimal, menunjukkan perkembangan usaha yang terukur, serta berpeluang lolos ke tahap KMI Expo sebagai ajang lanjutan untuk memperkenalkan usaha mahasiswa di tingkat nasional.
Universitas AMIKOM Yogyakarta juga berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani memulai dan mengembangkan usaha sejak di bangku kuliah. Melalui proses P2MW 2026, para tim diharapkan mampu menjaga komitmen, memperkuat kerja sama tim, dan membawa hasil terbaik hingga seleksi KMI Expo mendatang.
Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional
Koresponden : Suyatmi




