Sosialisasi Beasiswa Sleman Pintar, Perluas Akses Pendidikan Tinggi

17 July 2026 | Berita Utama

Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Sosialisasi Beasiswa Sleman Pintar di Ruang Cinema Universitas AMIKOM Yogyakarta, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada calon mahasiswa dan orang tua mengenai program pendidikan tinggi yang dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Sosialisasi tersebut dihadiri Wakil Bupati Sleman sekaligus Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman, Danang Maharsa, jajaran staf ahli dan kepala perangkat daerah, Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta Prof. Dr. M. Suyanto, M.M., calon mahasiswa penerima beasiswa, serta orang tua dan wali calon mahasiswa.

Beasiswa Sleman Pintar merupakan implementasi Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana atau Pratu Kemis Sarjana. Pemerintah Kabupaten Sleman mengembangkan program tersebut sebagai investasi jangka panjang untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Dalam sambutannya, Danang Maharsa menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui pendidikan tinggi, generasi muda diharapkan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan peluang kerja yang lebih baik.

“Melalui Program Sleman Pintar, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda Sleman untuk meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik,” ujar Danang.

Menurut Danang, Beasiswa Sleman Pintar menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menanggulangi kemiskinan secara berkelanjutan. Program tersebut tidak hanya memberikan dukungan pendidikan kepada individu, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat pada masa mendatang.

Sebagai Ketua TKPK Kabupaten Sleman, Danang menjelaskan bahwa pemerintah daerah menjalankan tiga strategi utama dalam penanggulangan kemiskinan. Strategi pertama menyasar masyarakat miskin nonproduktif, seperti lanjut usia dan warga yang menderita sakit menahun, melalui pemberian jaminan sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar.

Strategi kedua berfokus pada masyarakat usia produktif melalui peningkatan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Pemerintah Kabupaten Sleman berharap peningkatan kompetensi tersebut dapat memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Adapun strategi ketiga diwujudkan melalui Beasiswa Sleman Pintar. Pemerintah Kabupaten Sleman menggunakan program tersebut untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi dengan membuka kesempatan bagi satu anggota dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi.

Danang menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman mendanai Beasiswa Sleman Pintar melalui optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Sumber pendanaan tersebut berasal dari pendapatan daerah, antara lain pajak, retribusi, pengelolaan aset daerah, serta dukungan insentif dari pemerintah pusat.

Pendanaan melalui APBD menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Pemerintah Kabupaten Sleman menempatkan program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara terencana dan berkelanjutan.

Perkuliahan Terintegrasi dengan Magang Industri

Beasiswa Sleman Pintar tidak hanya memberikan kesempatan kepada penerima untuk mengikuti kegiatan akademik. Program tersebut juga mengintegrasikan perkuliahan dengan magang industri agar mahasiswa memperoleh pengalaman kerja yang relevan sejak masih menempuh pendidikan.

Melalui skema tersebut, mahasiswa dapat mempelajari teori di lingkungan perguruan tinggi sekaligus memahami penerapannya di dunia kerja. Integrasi perkuliahan dan magang diharapkan dapat membantu mahasiswa membangun kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Program Beasiswa Sleman Pintar menerapkan konsep perkuliahan yang dipadukan dengan program magang industri secara terintegrasi. Melalui skema tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, tetapi juga pengalaman kerja yang relevan sehingga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” jelas Danang.

Danang menambahkan, Beasiswa Sleman Pintar telah memberikan manfaat kepada ratusan mahasiswa asal Kabupaten Sleman yang menempuh pendidikan di Universitas AMIKOM Yogyakarta. Program tersebut diharapkan dapat mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi, daya saing, serta kesiapan menghadapi perkembangan dunia kerja berbasis teknologi dan inovasi.

Kegiatan sosialisasi turut menampilkan testimoni dan video prestasi mahasiswa penerima Beasiswa Sleman Pintar dari angkatan sebelumnya. Para mahasiswa tersebut telah mencatatkan prestasi dalam berbagai perlombaan selama menjalani pendidikan.

Penayangan testimoni dan prestasi tersebut memberikan gambaran kepada calon mahasiswa serta orang tua mengenai proses pembelajaran dan peluang pengembangan diri yang dapat diperoleh melalui program beasiswa. Capaian mahasiswa penerima beasiswa juga menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menghalangi seseorang untuk menempuh pendidikan dan meraih prestasi.

Melalui Sosialisasi Beasiswa Sleman Pintar di Universitas AMIKOM Yogyakarta, calon mahasiswa dan orang tua diharapkan memperoleh informasi yang utuh mengenai tujuan, pendanaan, pelaksanaan perkuliahan, serta integrasi magang industri dalam program tersebut. Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sleman dan perguruan tinggi diharapkan terus membuka akses pendidikan yang lebih luas serta melahirkan generasi muda yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan berkontribusi bagi masyarakat.

Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional
Source:
https://slemankab.go.id/sosialisasi-beasiswa-sleman-pintar-di-amikom-yogyakarta-danang-dorong-keberlanjutan-penanggulangan-kemiskinan-struktural-melalui-pendidikan/
https://rri.co.id/yogyakarta/regional/2575578/pemkab-sleman-tekan-kemiskinan-struktural-melalui-beasiswa-sleman-pintar
https://jogjapolitan.harianjogja.com/r-1263447/sleman-andalkan-beasiswa-sleman-pintar-putus-rantai-kemiskinan