Yogyakarta – Universitas AMIKOM Yogyakarta menerima kunjungan studi dari Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta untuk berdiskusi mengenai penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB di Ruang Meeting 1 Universitas AMIKOM Yogyakarta tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai pengelolaan akademik, sistem pembelajaran, layanan mahasiswa, hingga penyelenggaraan tesis pada program PJJ.
Delegasi Universitas Budi Luhur terdiri atas 12 orang dari unsur pimpinan universitas, fakultas, program studi, pengelola PJJ, dan laboratorium. Rombongan dipimpin oleh Dr. Ir. Deni Mahdiana, M.M., M.Kom., Deputi Rektor Bidang Akademik Universitas Budi Luhur, bersama Dr. Ir. Achmad Solichin, S.Kom., M.T.I., Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur.
Turut hadir Prof. Dr. Ir. Hari Soetanto, M.Sc., Ketua Program Studi S3 Ilmu Komputer; Dr. Ir. Utomo Budiyanto, M.Kom., M.Sc., Kepala Unit PJJ; Dr. Mohammad Syafrullah, M.Kom., M.Sc., Kepala Laboratorium AI; Dr. Rusdah, S.Kom., M.Kom., Ketua Program Studi S2 Ilmu Komputer; Dr. Indra, S.Kom., M.T.I., Ketua Program Studi Teknik Informatika; Bima Cahya Putra, S.Kom., M.Kom., Ketua Program Studi Sistem Informasi; Rizky Pradana, S.Kom., M.Kom., Ketua Program Studi Sistem Komputer; Dewi Kusumaningsih, S.Kom., M.Kom., Sekretaris Program Studi S2 Ilmu Komputer; Reva Ragam Santika, S.Kom., M.Kom., Sekretaris Program Studi Teknik Informatika; serta Ir. Dian Anubhakti, S.Kom., M.Kom., Sekretaris Program Studi Sistem Informasi.
Dari Universitas AMIKOM Yogyakarta, kegiatan diikuti oleh Dhani Ariatmanto, M.Kom., Ph.D., Ketua Program Studi Pendidikan Jarak Jauh Magister Informatika, serta Dr. Andi Sunyoto, M.Kom., Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Ilmu Komputer.
Bahas Pengelolaan Akademik hingga Tesis
Diskusi berlangsung secara mendalam dengan membahas berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan jarak jauh, khususnya pada jenjang magister. Salah satu topik yang mendapat perhatian adalah mekanisme pengelolaan tesis mahasiswa, mulai dari pengajuan judul, penentuan dosen pembimbing, seminar proposal, hingga ujian tesis.
Dalam pengelolaan yang diterapkan di Program Studi Pendidikan Jarak Jauh Magister Informatika Universitas AMIKOM Yogyakarta, pengajuan judul tesis melalui proses persetujuan program studi. Penentuan pembimbing juga mempertimbangkan kesesuaian bidang keahlian dan beban bimbingan dosen sehingga distribusi mahasiswa dapat dikelola secara lebih proporsional.
Pembahasan juga menyentuh kesiapan mahasiswa memasuki tahap penelitian. Melalui mata kuliah metodologi penelitian, mahasiswa tidak hanya mempelajari penyusunan penelitian, tetapi juga dikenalkan pada literature review, penyesuaian format artikel, pemilihan jurnal, hingga proses submission.
Pertukaran pengalaman tersebut memungkinkan kedua institusi membandingkan mekanisme yang telah diterapkan sekaligus mendiskusikan berbagai tantangan yang muncul dalam pengelolaan mahasiswa PJJ.

Pemanfaatan LMS dan Fleksibilitas Pembelajaran
Aspek teknologi menjadi bagian penting dalam diskusi. Universitas AMIKOM Yogyakarta berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan Learning Management System (LMS) dalam mendukung pelaksanaan perkuliahan jarak jauh.
Melalui LMS, materi pembelajaran dapat dikelola dan diakses mahasiswa secara daring. Pertemuan perkuliahan daring juga dapat direkam dan disediakan kembali bagi mahasiswa, termasuk untuk membantu peserta yang mengalami kendala jaringan ketika mengikuti pembelajaran secara langsung.
Diskusi kemudian berkembang pada pelaksanaan ujian daring, pengelolaan dokumen pembelajaran, fasilitas layanan bagi mahasiswa PJJ, hingga kesiapan sarana ketika mahasiswa membutuhkan pertemuan secara langsung dengan dosen.
Pengalaman penyelenggaraan PJJ menunjukkan bahwa fleksibilitas perlu tetap diimbangi dengan layanan akademik yang dapat diakses mahasiswa. Karena itu, keberadaan sistem digital dan fasilitas pendukung dibahas sebagai dua komponen yang saling melengkapi dalam penyelenggaraan pendidikan jarak jauh.
RPL hingga Monitoring Perkembangan Mahasiswa
Topik lain yang turut dibahas adalah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Diskusi mencakup proses asesmen pengalaman mahasiswa, pengakuan capaian pembelajaran, serta mekanisme pengelolaannya di tingkat program studi.
Selain itu, Universitas AMIKOM Yogyakarta berbagi pengalaman mengenai monitoring perkembangan studi mahasiswa. Progres tesis, proses bimbingan, persetujuan naskah, seminar proposal, serta berbagai tahapan akademik dapat dipantau melalui sistem yang telah dikembangkan.
Dalam proses bimbingan, mahasiswa mengunggah dokumen untuk mendapatkan catatan dan persetujuan dari dosen pembimbing. Mekanisme tersebut terhubung dengan tahapan pendaftaran seminar maupun ujian sehingga perkembangan studi mahasiswa dapat dipantau secara lebih terstruktur.
Diskusi juga membahas perbedaan karakteristik mahasiswa PJJ. Peserta pendidikan jarak jauh dapat berasal dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang telah bekerja dan berkeluarga. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam merancang mekanisme pembelajaran yang tetap memenuhi kebutuhan akademik sekaligus memberikan fleksibilitas kepada mahasiswa.
Dorong Kolaborasi Penyelenggara PJJ
Kunjungan Universitas Budi Luhur tidak hanya menjadi kesempatan untuk mempelajari sistem yang telah diterapkan Universitas AMIKOM Yogyakarta, tetapi juga membuka ruang bertukar pengalaman mengenai perkembangan pendidikan jarak jauh di Indonesia.
Pada akhir diskusi, perwakilan Universitas Budi Luhur menyampaikan apresiasi atas pengalaman yang dibagikan Universitas AMIKOM Yogyakarta, terutama dalam penyelenggaraan Magister Informatika PJJ. Pihak UBL juga menekankan bahwa perkembangan program sejenis di berbagai perguruan tinggi sebaiknya dilihat sebagai peluang untuk berkolaborasi.
“Menurut saya, ini bukan bersaing, tetapi kolaborasi,” disampaikan dalam sesi penutup diskusi.
Dalam kesempatan yang sama, pengalaman Universitas AMIKOM Yogyakarta sebagai salah satu perguruan tinggi yang lebih dahulu menyelenggarakan Magister Informatika melalui skema PJJ juga menjadi salah satu alasan pembelajaran dalam kunjungan tersebut.
Melalui kunjungan studi ini, Universitas AMIKOM Yogyakarta dan Universitas Budi Luhur memiliki ruang untuk saling berbagi praktik penyelenggaraan PJJ, mulai dari pengelolaan akademik hingga pemanfaatan teknologi pembelajaran. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan pendidikan jarak jauh yang semakin adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa tanpa mengabaikan mutu proses akademik.

Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional
Koresponden : Rumini





