
Intechno Journal: Information Technology Journal yang diterbitkan oleh Universitas AMIKOM Yogyakarta berhasil memperoleh Akreditasi Nasional Jurnal Ilmiah Peringkat 4 atau SINTA 4 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 156/C/C3/KPT/2026. Capaian ini diumumkan pada 7 April 2026 setelah Intechno Journal mengikuti proses akreditasi jurnal ilmiah nasional melalui sistem ARJUNA pada periode II tahun 2025.
Editor in Chief Intechno Journal: Information Technology Journal, Majid Rahardi, S.Kom., M.Eng., menjelaskan bahwa proses akreditasi jurnal dilakukan melalui sejumlah komponen penilaian. Pengelola jurnal harus mengisi borang evaluasi diri di ARJUNA, yang mencakup aspek penamaan jurnal, kesesuaian ruang lingkup, kredibilitas penerbit, penyuntingan, manajemen jurnal, substansi artikel, gaya penulisan, tampilan jurnal, keberkalaan terbit, serta penyebarluasan melalui indeksasi.
Menurutnya, salah satu hal menarik dari jurnal yang dikelola oleh Universitas AMIKOM Yogyakarta ini adalah kerjasamanya dengan Indonesian Computer, Electronics and Instrumentation Support Society (IndoCEISS). Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kredibilitas kelembagaan dan pengelolaan jurnal.
Majid juga menjelaskan bahwa Intechno Journal telah menerbitkan sekitar 70-an artikel sejak pertama kali terbit. Dalam satu tahun, jurnal ini rata-rata menerbitkan sekitar 10 artikel, dengan dua periode terbit setiap tahun. Pada 2024, Intechno Journal mencatatkan 14 artikel yang diterbitkan. Selain memenuhi keberkalaan terbit, Intechno Journal juga telah terindeks di beberapa platform, seperti GARUDA, Dimensions, Crossref, BASE, dan Google Scholar. Dengan capaian SINTA 4, jurnal ini akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu wadah publikasi nasional di bidang teknologi informasi.
Intechno Journal merupakan jurnal ilmiah peer-reviewed dan open access yang berfokus pada publikasi hasil penelitian di bidang teknologi informasi. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada Juli dan Desember. Intechno Journal memiliki e-ISSN 2655-1438 dan p-ISSN 2655-1632, serta menggunakan lisensi terbuka CC-BY dengan hak cipta tetap berada pada penulis.
Majid menyampaikan bahwa Intechno Journal terbuka bagi akademisi, dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi, maupun pihak lain yang memiliki artikel penelitian sesuai ruang lingkup jurnal. Bidang yang menjadi fokus publikasi meliputi artificial intelligence, machine learning, deep learning, sistem informasi, expert system, data mining, software engineering, information technology implementation, software testing, computing system, dan multimedia.
“Intechno Journal khusus untuk artikel research. Kami mengundang akademisi, dosen, mahasiswa, peneliti, maupun praktisi dari berbagai lembaga untuk mengirimkan artikel penelitian, sepanjang masih sesuai dengan scope jurnal,” jelas Majid.
Dalam proses penerbitan, setiap naskah yang masuk tidak langsung diterbitkan. Pengelola jurnal akan memproses artikel melalui tahapan editorial dan review. Setiap naskah akan dinilai oleh minimal dua reviewer independen yang sesuai dengan bidang keilmuan artikel. Majid menyebut, reviewer Intechno Journal berasal dari berbagai institusi, baik dari dalam maupun luar Universitas AMIKOM Yogyakarta.
“Setelah submit, editor akan memproses artikel dan menugaskannya kepada reviewer. Reviewer kami berasal dari berbagai lembaga, tidak hanya dari Universitas AMIKOM Yogyakarta. Setiap artikel akan dinilai oleh dua reviewer sebelum dinyatakan layak untuk diterbitkan,” terangnya.
Majid menegaskan bahwa pencapaian SINTA 4 tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Ia menyampaikan apresiasi kepada Universitas AMIKOM Yogyakarta atas dukungan administrasi, kepada LPPM yang memberikan koordinasi dan pendampingan, serta kepada tim pengelola Intechno Journal yang terlibat dalam penguatan tata kelola jurnal.
“Perjalanan ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Universitas AMIKOM Yogyakarta sangat mendukung kebutuhan administrasi akreditasi, LPPM juga memberikan koordinasi, arahan, dan bimbingan. Di internal Intechno Journal, tim editor dan IT support juga berperan penting dalam menjaga pengelolaan jurnal,” ungkapnya.

Setelah memperoleh SINTA 4, Majid menyampaikan bahwa tim pengelola tidak akan berhenti pada capaian tersebut. Intechno Journal akan terus menjaga profesionalitas pengelolaan, meningkatkan kualitas artikel, memperkuat proses editorial, dan memperluas jejaring reviewer. Ia juga menyebut bahwa pengelola memiliki target untuk mendorong Intechno Journal menuju peringkat yang lebih tinggi pada periode akreditasi berikutnya.
“Hasil SINTA 4 ini bukan akhir, tetapi awal yang baik. Ke depan, kami akan terus menjaga dan meningkatkan pengelolaan jurnal secara profesional. Target kami berikutnya adalah meningkatkan peringkat akreditasi nasional, bahkan kami juga menyiapkan langkah menuju indeksasi internasional,” jelas Majid.
Capaian akreditasi SINTA 4 ini diharapkan dapat memperkuat peran Intechno Journal sebagai platform publikasi ilmiah di bidang teknologi informasi. Melalui pengelolaan yang semakin baik, Intechno Journal diharapkan dapat menjadi ruang bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkualitas serta memberi kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional
In Collaboration With : Majid Rahardi




