Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura mengikuti studi banding di Universitas AMIKOM Yogyakarta untuk mempelajari pengembangan kerja sama internasional, kolaborasi riset, inkubasi bisnis, dan pembinaan mahasiswa. Melalui pemaparan serta diskusi bersama pimpinan universitas, dekan, dan dosen, delegasi menggali pengalaman membangun kemitraan yang menghasilkan kegiatan akademik, peluang studi lanjut, serta pengembangan usaha berbasis teknologi.
Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Universitas AMIKOM Yogyakarta, Prof. Arief Setyanto, S.Si., M.T., Ph.D., menyambut rombongan dengan memperkenalkan perkembangan kampus dan jejaring kemitraannya. Ia menjelaskan bagaimana kegiatan pendidikan dihubungkan dengan penelitian, industri kreatif, dan kewirausahaan untuk memperluas kesempatan bagi dosen maupun mahasiswa.
Prof. Arief memberikan gambaran mengenai kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri yang mendukung peningkatan kualifikasi dosen, mobilitas mahasiswa, dan penelitian bersama. Hubungan tersebut dikembangkan secara bertahap melalui komunikasi, keterlibatan dalam kegiatan akademik, serta kesiapan peserta memenuhi kebutuhan mitra.
Pada bidang industri, ia memperkenalkan peran unit usaha dan inkubator dalam mendukung pengembangan karya. Keberadaan lingkungan tersebut memberikan jalur bagi gagasan dan hasil penelitian untuk dikembangkan menjadi produk maupun layanan.
Pemaparan awal ini menjadi pengantar bagi delegasi untuk mendalami proses di balik pelaksanaan kemitraan, mulai dari membangun hubungan hingga menjaga keberlanjutan kegiatan.
Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura, Dr. Ir. Weny Findiastuti, S.T., M.T., menyampaikan bahwa rombongan hadir mewakili dekan yang berhalangan mengikuti kegiatan. Kunjungan tersebut bertujuan memperoleh referensi pengembangan kerja sama dan kegiatan mahasiswa yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan fakultas.
Weny menjelaskan bahwa pemilihan Universitas AMIKOM Yogyakarta sebagai tujuan studi banding berawal dari rekomendasi Guru Besar Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura, Prof. Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T. Pengalaman kampus dalam menjalankan kemitraan akademik dan hubungan industri menjadi salah satu hal yang ingin dipelajari.
Delegasi turut diikuti Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, Ir. Hanifudin Sukri, S.Kom., M.Kom.; Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Adi Kurniawan Saputro, S.Pd., M.T.; serta Ketua Jurusan Teknik Informatika, Husni, S.Kom., M.T.
Prof. Arif Muntasa menambahkan bahwa pihaknya ingin mempelajari kerja sama yang telah diwujudkan melalui kegiatan nyata. Perhatian delegasi tidak hanya tertuju pada banyaknya nota kesepahaman, tetapi juga pada proses membangun kepercayaan dan membuka kesempatan bagi dosen serta mahasiswa.

Diskusi Kerja Sama, Riset, dan Pengembangan Mahasiswa
Dalam diskusi tersebut, delegasi dari Universitas Trunojoyo Madura menggali pengalaman membangun kepercayaan dengan mitra luar negeri dan menindaklanjuti nota kesepahaman menjadi kegiatan akademik. Arief Setyanto menjelaskan bahwa kemitraan perlu ditopang komunikasi yang konsisten, kesiapan sumber daya manusia, serta keterlibatan aktif dalam program bersama.
Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas AMIKOM Yogyakarta, Prof. Dr. Kusrini, M.Kom., melengkapi pembahasan melalui pengalaman membangun kolaborasi dengan peneliti luar negeri. Program World Class Professor menjadi salah satu pintu masuk untuk mengembangkan pendampingan penulisan artikel dan hubungan akademik dengan Queen Mary University of London.
Kusrini menjelaskan bahwa kerja sama tersebut membutuhkan keterbukaan menerima koreksi dan ketekunan memperbaiki naskah ilmiah. Proposal penelitian juga tidak selalu memperoleh pendanaan pada pengajuan pertama, tetapi komunikasi yang dipelihara dapat membuka kesempatan berikutnya.
Hubungan tersebut kemudian berkembang hingga keterlibatan dalam konsorsium riset internasional mengenai kebakaran hutan. Pengalaman ini memperlihatkan bagaimana keahlian teknologi informasi dapat dipertemukan dengan kebutuhan penelitian lintas bidang.
Diskusi juga mencakup tentang kewirausahaan, pengembangan potensi mahasiswa, mobilitas internasional dll.Keberlanjutan kegiatan menjadi perhatian bersama agar manfaat kemitraan dapat dirasakan oleh sivitas akademika.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Arif Muntasa menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Universitas AMIKOM Yogyakarta dalam berbagi pengalaman. Berbagai praktik yang dibahas menjadi bahan pembelajaran bagi Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura untuk mengembangkan kegiatan sesuai kondisi dan kebutuhan institusinya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata. Delegasi Universitas Trunojoyo Madura turut menyampaikan undangan kunjungan balasan untuk menjaga komunikasi dan melanjutkan pertukaran pengalaman antarinstitusi.
Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional





