Kunjungan SMK Negeri Gudo Jombang ke Universitas Amikom Yogyakarta

29 July 2026 | UMUM

Siswa SMK Negeri Gudo, Kabupaten Jombang, mengikuti kunjungan industri dan akademik di Cinema Universitas AMIKOM Yogyakarta pada Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan tersebut mengajak peserta memetakan pilihan setelah lulus sekaligus mengenal pengembangan kompetensi, portofolio, teknologi, dan industri kreatif melalui pemaparan materi serta tayangan pengenalan kampus.

Rombongan mengikuti kegiatan bersama kepala sekolah, guru, dan para pendamping. Kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal lingkungan perguruan tinggi sekaligus melihat hubungan antara pembelajaran, pengalaman proyek, dan kebutuhan dunia kerja.

Perwakilan SMK Negeri Gudo Jombang, Franahadi Sahbana, S.Pd., menjelaskan bahwa perjalanan ke Yogyakarta tidak hanya menjadi kegiatan rekreasi. Pengalaman tersebut diharapkan menumbuhkan motivasi siswa untuk bekerja maupun melanjutkan pendidikan.

“Kunjungan industri dan akademik ini bukan hanya rekreasi. Ini merupakan perjalanan untuk menumbuhkan motivasi kalian, baik untuk bekerja maupun melanjutkan pendidikan,” ujar Franahadi.

Ia meminta para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memperhatikan materi dan mengambil pelajaran dari setiap kegiatan. Perjalanan jauh bersama rombongan juga menjadi latihan membangun kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Materi dari Universitas AMIKOM Yogyakarta disampaikan oleh Staf Kunjungan dan LPJ Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional, Yusnia Andra Puspitaloka, S.Kom. Ia mengajak peserta melihat kunjungan kampus sebagai kesempatan menyusun peta masa depan, bukan sekadar mengenal gedung maupun fasilitas.

Menurut Andra, siswa SMK perlu mulai memikirkan tiga pilihan setelah menyelesaikan pendidikan, yaitu bekerja, melanjutkan kuliah, atau membangun usaha. Ketiga pilihan tersebut membutuhkan persiapan yang berbeda, tetapi semuanya berawal dari kemampuan mengenali minat dan kompetensi diri.

Selanjutnyam Andra juga memperkenalkan lingkungan pendidikan yang terhubung dengan industri kreatif. Amikom Creative Economy Park mempertemukan pembelajaran dengan bidang pengembangan perangkat lunak, penyiaran, film dan animasi, permainan digital, teknologi imersif, layanan jaringan, serta pendampingan perusahaan rintisan.

Ekosistem tersebut memberikan gambaran mengenai proses mengubah gagasan menjadi produk. Sebuah ide perlu dikembangkan secara teknis, diuji, dikomunikasikan, dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna sebelum dapat diterapkan.

Teknologi imersif, misalnya, dapat digunakan untuk menghadirkan pengalaman baru di tempat wisata dan museum. Permainan digital dapat dikembangkan sebagai media edukasi, sedangkan aplikasi dapat membantu pengelolaan usaha maupun pelayanan masyarakat.

Berbagai penerapan tersebut menunjukkan bahwa teknologi tidak berdiri sendiri. Pengembangan produk membutuhkan perpaduan antara kemampuan teknis, desain, komunikasi, kreativitas, pemasaran, dan pengelolaan bisnis.

Peserta turut dikenalkan dengan perjalanan film animasi Battle of Surabaya. Karya tersebut memperlihatkan bagaimana teknologi digunakan untuk mengolah peristiwa sejarah menjadi cerita audiovisual yang membawa pesan mengenai perjuangan, keberanian, dan kemanusiaan.

Pengembangan film tidak berhenti ketika produksi selesai. Cerita dan karakter dapat dilanjutkan melalui distribusi, festival, serta pengembangan produk turunan sebagai bagian dari pengelolaan kekayaan intelektual.

Andra juga menyampaikan keterlibatan alumni Universitas AMIKOM Yogyakarta dalam produksi film animasi Jumbo. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa proyek dan portofolio yang dibangun selama pendidikan dapat menjadi bekal untuk memasuki industri kreatif nasional.

Animasi tiga dimensi Ajisaka turut diperkenalkan sebagai contoh pengembangan cerita yang berkaitan dengan sejarah dan kebudayaan Jawa. Karya tersebut mempertemukan kemampuan bercerita, desain karakter, pemodelan tiga dimensi, animasi, tata suara, musik, dan teknologi produksi.

Melalui berbagai contoh tersebut, siswa diajak memahami bahwa peluang masa depan tidak hanya ditentukan oleh jurusan yang dipilih. Kemauan belajar, kemampuan beradaptasi, pengalaman proyek, dan keberanian menunjukkan karya turut menentukan perjalanan pendidikan maupun karier.

Kunjungan tersebut diharapkan membantu siswa SMK Negeri Gudo Jombang menyusun pilihan setelah lulus secara lebih terarah. Wawasan mengenai pendidikan tinggi, portofolio, kecerdasan buatan, dan industri kreatif dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan kompetensi serta menghasilkan karya yang bermanfaat.

Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional