SMK YP 17 Pare Jawa Timur Ikuti kunjungan industri di Universitas AMIKOM Yogyakarta

12 September 2026 | Berita Utama

Siswa Kompetensi Keahlian Desain Komunikasi Visual dan Animasi SMK YP 17 Pare, Jawa Timur, mengikuti kunjungan industri di Cinema Universitas AMIKOM Yogyakarta pada Rabu, 9 September 2026, pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut mengajak peserta mengenal pengembangan karya visual, animasi, kecerdasan buatan, teknologi digital, dan peluang karier di industri kreatif.

Kepala Sekolah SMK YP 17 Pare, H.J Luluk Nadzifah Budiarti, S. Pd., M.M, menyampaikan bahwa bidang desain dan animasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggambar. Siswa perlu belajar mengembangkan gagasan menjadi karya kreatif yang mempunyai nilai dan dapat digunakan oleh masyarakat.

Menurut Luluk, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan membuka banyak kemungkinan baru bagi siswa. Karena itu, peserta perlu memperluas wawasan dan mempersiapkan kemampuan agar dapat mengambil peran dalam perubahan industri.

“Kalian jangan hanya menjadi pemakai atau penikmat, tetapi sebisa mungkin menciptakan karya dan kreativitas,” ujar Luluk.

Ia mendorong siswa mulai memikirkan bidang yang ingin dikembangkan dalam beberapa tahun mendatang. Kunjungan tersebut diharapkan memberikan inspirasi sekaligus gambaran mengenai kompetensi yang diperlukan untuk memasuki pendidikan tinggi maupun dunia profesional.

Materi dari Universitas AMIKOM Yogyakarta disampaikan oleh Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional, Yusnia Andra Puspitaloka, S.Kom. Ia memperkenalkan lingkungan pendidikan yang menghubungkan pembelajaran, teknologi, pengembangan karya, kewirausahaan, dan industri kreatif.

Peserta memperoleh informasi mengenai pilihan program studi, fasilitas pembelajaran, beasiswa, kegiatan mahasiswa, program magang, kompetisi, dan peluang membangun portofolio. Berbagai kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan teknis maupun keterampilan bekerja dalam tim.

Yusnia juga memberikan gambaran mengenai ekosistem industri di bawah Yayasan AMIKOM Yogyakarta. Bidang yang dikembangkan mencakup produksi film dan animasi, pengembangan perangkat lunak, penyiaran, layanan jaringan, teknologi imersif, serta pendampingan perusahaan rintisan.

Bagi siswa DKV dan Animasi, ekosistem tersebut menunjukkan bahwa sebuah karya visual memerlukan proses yang panjang. Gagasan perlu dikembangkan melalui riset, perancangan karakter, penyusunan cerita, produksi, penyuntingan, publikasi, dan pengelolaan produk turunannya.

Peserta turut dikenalkan dengan film animasi Battle of Surabaya. Film tersebut menjadi contoh pengolahan cerita sejarah melalui animasi sekaligus pengembangan kekayaan intelektual menjadi berbagai produk kreatif. Peserta juga menyaksikan cuplikan karya audiovisual, iklan animasi, serta trailer animasi tiga dimensi Ajisaka.

Pengenalan karya mahasiswa dan alumni memperlihatkan bahwa kemampuan yang dibangun selama pendidikan dapat dikembangkan menjadi portofolio. Portofolio memberikan bukti nyata mengenai kemampuan seseorang ketika melanjutkan pendidikan, mengikuti kompetisi, menawarkan jasa, atau memasuki dunia kerja.

Kegiatan ditutup dengan pertukaran cendera mata dan foto bersama. Kunjungan tersebut diharapkan membantu siswa SMK YP 17 Pare melihat peluang yang lebih luas dalam bidang desain, animasi, teknologi, dan industri kreatif, sekaligus mendorong mereka untuk mulai menghasilkan karya sejak berada di bangku sekolah.

Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional