
Program Studi S1 Teknologi Informasi Universitas AMIKOM Yogyakarta menyiapkan pengembangan lingkungan belajar yang ramah bagi Generasi Z setelah meraih peringkat Akreditasi Unggul LAM INFOKOM. Arah pengembangan tersebut menempatkan kampus sebagai ruang yang aman, menerima mahasiswa, dan membantu mereka bertumbuh berdasarkan minat, termasuk dalam bidang Creative Digital.
Akreditasi Unggul S1 Teknologi Informasi ditetapkan melalui Keputusan LAM INFOKOM Nomor 054/SK/LAM-INFOKOM/Ak/S/VII/2026 dan berlaku mulai 20 Juli 2026 hingga 20 Juli 2029. Bagi program studi, pencapaian tersebut bukan akhir dari pengembangan mutu, tetapi menjadi pijakan untuk memperluas pengalaman belajar mahasiswa.
Mahasiswa Membutuhkan Ruang untuk Bertumbuh
Ketua Program Studi S1 Teknologi Informasi Universitas AMIKOM Yogyakarta, Agus Purwanto, M.Kom., memandang mahasiswa memiliki kebutuhan dan tujuan yang beragam. Kampus perlu memberi ruang bagi mahasiswa yang ingin mengejar prestasi sekaligus mendampingi mereka yang sedang mencari minat, rasa aman, dan lingkungan untuk berkembang.
“Tidak semua mahasiswa masuk kampus hanya untuk mencari prestasi. Ada mahasiswa yang mencari tempat untuk merasa aman, diterima, dan dapat bertumbuh. Lingkungan seperti itulah yang ingin kami bangun,” ujar Agus.
Pendekatan ini berkaitan dengan filosofi pembelajaran yang berangkat dari keinginan mahasiswa untuk belajar. Program studi berupaya mengenali ketertarikan mahasiswa, lalu mengembangkannya melalui pembelajaran, kegiatan produksi, kompetisi, dan ruang berkarya.
Dalam bidang Creative Digital, minat mahasiswa dapat diarahkan pada animasi, game, efek visual, sinematografi berbasis teknologi, maupun bentuk produk digital lainnya. Teknologi komputer tetap menjadi fondasi, sementara kreativitas memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi gagasan.
Pembelajaran Lebih Praktis dan Kolaboratif
Rencana pengembangan program studi mencakup pembelajaran yang lebih banyak menggunakan praktikum dan kegiatan nonklasikal. Dosen diarahkan berperan sebagai fasilitator yang membantu mahasiswa menemukan sumber belajar, mencoba teknologi, menyelesaikan masalah, dan mengembangkan karya.
Program studi juga merencanakan penyediaan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan produksi Creative Digital serta penambahan fasilitas eksplorasi. Lingkungan belajar tersebut diharapkan mendukung mahasiswa untuk mencoba gagasan tanpa hanya bergantung pada pembelajaran di ruang kelas.
Gelar Karya sebagai Capstone Project menjadi salah satu contoh pembelajaran kolaboratif. Mahasiswa bekerja dalam kelompok untuk menghasilkan produk sekaligus mempelajari manajemen produksi, kekayaan intelektual, dan pemasaran.
Teknologi Mendukung Layanan Mahasiswa
Pengembangan kampus ramah Gen Z juga mencakup gagasan layanan informasi berbasis kecerdasan buatan, layanan konseling dan kesehatan mental, serta sistem gamifikasi untuk mengapresiasi kegiatan akademik maupun nonakademik mahasiswa.
Sistem gamifikasi dirancang agar keterlibatan mahasiswa dapat memperoleh pengakuan melalui poin. Pendekatan tersebut dapat mencakup kegiatan belajar, produksi karya, kompetisi, organisasi, dan aktivitas pengembangan diri lainnya.
Program studi turut merencanakan ruang pengembangan musik, komedi, dan olahraga elektronik. Ragam ruang tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan mahasiswa tidak hanya berlangsung melalui perkuliahan, tetapi juga melalui interaksi sosial, ekspresi, kolaborasi, dan kegiatan yang sesuai dengan minat.
Industri Mini Menjadi Ruang Belajar
Gagasan lain yang disiapkan adalah pengembangan industri mini di lingkungan kampus, termasuk televisi kampus dan studio animasi. Televisi kampus dapat melibatkan mahasiswa dalam pencarian informasi, penulisan berita, produksi visual, penyiaran, administrasi, dan manajemen.
Studio animasi internal diharapkan menjadi ruang produksi yang membantu mahasiswa menghasilkan karya secara konsisten. Melalui lingkungan yang mendekati alur kerja industri, mahasiswa dapat membangun portofolio, memahami pembagian peran, dan melatih tanggung jawab terhadap target produksi.
Setelah meraih Akreditasi Unggul, S1 Teknologi Informasi Universitas AMIKOM Yogyakarta berkomitmen menjaga budaya mutu sekaligus membangun pengalaman belajar yang relevan bagi Generasi Z. Penguatan Creative Digital, pembelajaran praktis, dukungan kesehatan mental, pemanfaatan teknologi, dan ruang kolaborasi diharapkan membantu mahasiswa merasa diterima serta berkembang sesuai dengan potensinya.
Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional
In Collaboration With : Agus Purwanto




