Universitas AMIKOM Yogyakarta Gelar Yoga Holistik di Era AI

19 June 2026 | Berita Utama

Yogyakarta, 19 Juni 2026 — Universitas AMIKOM Yogyakarta bersama Yayasan Anand Ashram menggelar One Earth Yoga & Meditation Festival ke-18 bertema “Yoga for Holistic Health” di Soccer Arena Kampus 2 Universitas AMIKOM Yogyakarta, Sleman, Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan International Day of Yoga 2026 atau Hari Yoga Sedunia ke-12 ini diikuti ratusan peserta dari sivitas akademika dan masyarakat umum sebagai ruang bersama untuk menjaga kesehatan holistik, ketahanan mental, serta keseimbangan hidup di tengah perkembangan kecerdasan buatan dan transformasi digital.

Melalui kegiatan ini, Universitas AMIKOM Yogyakarta mengajak peserta untuk tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis dalam menghadapi era teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek mental, emosional, dan kesadaran diri. Pesan tersebut menjadi relevan bagi generasi muda yang hidup dalam perubahan cepat, termasuk perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin memengaruhi cara manusia belajar, bekerja, dan berinteraksi.

Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta, Prof. Dr. M. Suyanto, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan budaya yang dibangun di lingkungan kampus. Menurutnya, Universitas AMIKOM Yogyakarta menekankan pentingnya learning culture atau budaya belajar yang mendorong sivitas akademika untuk terus mengembangkan diri.

“Budaya kita adalah learning culture. Kita akan belajar terus,” ujar Prof. Suyanto.

Selain budaya belajar, Prof. Suyanto juga menegaskan pentingnya caring culture atau budaya peduli dalam kehidupan kampus. Budaya tersebut mendorong sivitas akademika untuk saling memahami, berbagi, dan menempatkan kepedulian terhadap orang lain sebagai bagian dari proses pendidikan. Ia juga menambahkan bahwa purpose culture menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan yang bermakna dan berorientasi pada kebahagiaan.

Dalam festival tersebut, peserta mempraktikkan AIM Yoga atau Ananda’s Integral Meditative Yoga, metode yoga integratif yang diracik oleh Anand Krishna, pendiri Yayasan Anand Ashram. Metode ini memadukan gerak tubuh, olah napas, afirmasi, relaksasi, dan meditasi sehingga dapat diikuti oleh peserta dari berbagai usia, latar belakang, maupun tingkat kebugaran.

Anand Krishna menyampaikan bahwa yoga perlu dipahami secara lebih luas, tidak hanya sebagai latihan postur tubuh. Dalam pandangannya, yoga menjadi cara hidup yang membantu manusia menjaga keseimbangan fisik, energi, mental, emosional, hingga inteligensia.

“Yoga bukan sekadar asana atau latihan postur tubuh. Yoga adalah way of life,” ujar Anand Krishna.

Koordinator Anand Krishna Centre Joglosemar, Iwan Susanto, menyampaikan bahwa peringatan International Day of Yoga tahun ini memiliki makna penting karena manusia menghadapi berbagai perubahan secara bersamaan, mulai dari dinamika global, lingkungan, ekonomi, hingga teknologi. Menurutnya, kemunculan AI membawa perubahan cepat yang dapat menimbulkan tekanan dalam kehidupan sehari-hari apabila tidak diimbangi dengan kesadaran diri.

“Yoga bukan hanya sebagai gerakan, tapi bagaimana yoga sebagai lifestyle,” kata Iwan.

Ia menambahkan, praktik yoga dan meditasi dapat menjadi sarana untuk mengambil jeda, mengenali napas, merasakan tubuh, serta membangun rasa syukur. Melalui pendekatan tersebut, peserta diajak untuk memahami yoga sebagai praktik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk mengelola stres, menjaga ketenangan, dan meningkatkan kesadaran diri.

Bagi Universitas AMIKOM Yogyakarta, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk membangun lingkungan kampus yang sehat, adaptif, dan berkarakter. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, kampus memandang bahwa keberhasilan generasi muda tidak cukup hanya ditopang oleh penguasaan teknologi, tetapi juga perlu diperkuat dengan kecerdasan emosional, kesehatan mental, serta nilai-nilai kemanusiaan.

Kegiatan di Kampus 2 Universitas AMIKOM Yogyakarta ini juga menjadi bagian dari rangkaian One Earth Yoga & Meditation Festival ke-18 yang berpuncak pada 21 Juni 2026 di Jakarta dan Ubud, Bali. Melalui tema “Yoga for Holistic Health”, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan menyeluruh, baik secara fisik, mental, emosional, maupun spiritual.

Universitas AMIKOM Yogyakarta berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi sivitas akademika dan masyarakat untuk membangun kebiasaan hidup yang lebih seimbang. Dengan tubuh yang sehat, pikiran yang tenang, dan kesadaran diri yang kuat, generasi muda diharapkan mampu menghadapi era AI secara adaptif tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.

Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional