Yogyakarta, 17 Juni 2026 — Universitas AMIKOM Yogyakarta menjadi tuan rumah kegiatan Axioo Creator Club dengan tema “Membuat Konten di Era Badai AI” pada Rabu, 17 Juni 2026, di Ruang Sinema Universitas AMIKOM Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi antara Universitas AMIKOM Yogyakarta, Axioo, ELS.ID, dan Mindplace Studio sebagai ruang belajar bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan kecerdasan artifisial dalam dunia konten, industri kreatif, dan produksi digital.
Agenda ini diikuti oleh mahasiswa, khususnya dari Program Studi Teknologi Informasi. Melalui kegiatan ini, peserta diajak melihat bagaimana perkembangan kecerdasan artifisial tidak hanya mengubah cara kreator membuat konten, tetapi juga membuka kebutuhan baru dalam hal kreativitas, pemahaman teknologi, perangkat produksi, dan kemampuan membangun karakter dalam dunia digital.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Program Studi Teknologi Informasi Universitas AMIKOM Yogyakarta yang disampaikan oleh Agus Purwanto, M.Kom., Ketua Program Studi Teknologi Informasi. Beliau menyampaikan bahwa kecerdasan artifisial saat ini sudah menjadi bagian dari proses kreatif dan produksi digital. Ia menilai mahasiswa perlu memahami perubahan tersebut agar mampu mengikuti kebutuhan industri yang terus berkembang.
“AI sudah bukan teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi teknologi hari ini. Karena itu, kita perlu banyak menggali, menyiapkan infrastruktur, dan mengembangkan fasilitas agar teknologi ini dapat dimanfaatkan lebih baik ke depan,” ujar Agus Purwanto.
Ia juga menyampaikan bahwa Program Studi Teknologi Informasi memiliki ruang pengembangan yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif digital, terutama dalam bidang animasi, visual effects, dan game. Menurutnya, mahasiswa perlu menjadikan kompetensi tersebut sebagai nilai tambah untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan industri kreatif ke depan.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi brand presentation dari Axioo yang disampaikan oleh Yonathan Sitinjak, Area Sales Manager Jawa Tengah Axioo Indonesia. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pengenalan mengenai perkembangan Axioo sebagai brand teknologi Indonesia, lini produk yang mendukung aktivitas belajar dan berkarya, serta pentingnya perangkat yang sesuai dengan kebutuhan produksi digital.
Sesi berikutnya menghadirkan John Zebua, General Manager ELS.ID Yogyakarta. Ia memperkenalkan ELS.ID sebagai pusat belanja komputer dan laptop yang telah memiliki jaringan toko di beberapa kota. Dalam paparannya, John juga menjelaskan pentingnya layanan purna jual, pendampingan konsumen, serta dukungan ekosistem perangkat bagi mahasiswa yang membutuhkan laptop untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan konten.
Memasuki sesi utama, peserta mengikuti seminar “Membuat Konten di Era Badai AI” yang dibawakan oleh Fillias La Junta, Director & Founder of Mindplace Studio. Materi ini membahas perubahan besar dalam dunia konten sejak hadirnya berbagai perangkat berbasis kecerdasan artifisial. Ia menjelaskan bahwa kreator saat ini memiliki beberapa pendekatan dalam membuat karya, mulai dari konten yang sepenuhnya mengandalkan orisinalitas, konten yang dibantu oleh AI, hingga konten yang sebagian besar diproduksi menggunakan AI.
Dalam pemaparannya, Junta menekankan bahwa kehadiran AI tidak serta-merta menggantikan peran manusia dalam proses kreatif. Menurutnya, karakter, keaslian ide, dan kemampuan bercerita tetap menjadi faktor penting agar sebuah konten memiliki nilai dan dapat diterima audiens.
“Ada tiga jalan yang bisa ditempuh sekarang, yaitu original, AI assistant, dan full AI production. Silakan pilih jalannya masing-masing, tetapi tetap pahami kelebihan dan kekurangannya,” jelas Junta.
Junta juga memberikan contoh penggunaan AI dalam proses produksi konten, seperti pembuatan latar visual, pengolahan gambar, desain poster, pembuatan thumbnail, subtitle otomatis, penghapusan latar belakang, hingga pembuatan model tiga dimensi dari gambar. Melalui contoh tersebut, peserta diajak memahami bahwa AI dapat berperan sebagai alat bantu yang mempercepat proses kerja, tetapi tetap memerlukan sentuhan manusia agar hasilnya lebih relevan, terarah, dan tidak kehilangan karakter.

Selain seminar, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, kuis interaktif, pembagian hadiah, foto bersama, serta kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengan produk Axioo Pongo. Sesi tersebut memberi ruang bagi mahasiswa untuk berdialog dengan narasumber, mengenal kebutuhan perangkat dalam produksi konten, serta memahami bagaimana ekosistem industri mendukung perkembangan kreator digital.
Melalui kegiatan ini, Universitas AMIKOM Yogyakarta berharap mahasiswa dapat semakin siap menghadapi perubahan industri kreatif yang dipengaruhi oleh perkembangan kecerdasan artifisial. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara kampus dan industri dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan zaman.
Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional




