Universitas AMIKOM Yogyakarta Peringkat 2 Indonesia dan peringkat 67 dunia Dalam World University Rankings for Innovation (WURI) 2026

28 June 2026 | Berita Utama

Yogyakarta, 25 Juni 2026 — Universitas AMIKOM Yogyakarta mencatat pencapaian internasional dalam pemeringkatan World University Rankings for Innovation (WURI) 2026 dengan menempati peringkat 2 Indonesia dan peringkat 67 dunia pada daftar Global Top 500 Innovative Universities. Capaian ini menunjukkan pengakuan terhadap konsistensi Universitas AMIKOM Yogyakarta dalam mengembangkan inovasi pendidikan tinggi yang berorientasi pada mahasiswa, industri, masyarakat, dan perubahan global.

Dalam daftar WURI 2026, Universitas AMIKOM Yogyakarta berada di posisi 67 dunia. Posisi tersebut menempatkan Universitas AMIKOM Yogyakarta sebagai perguruan tinggi Indonesia dengan peringkat tertinggi kedua dalam daftar global, setelah Telkom University yang berada pada peringkat 47 dunia. Capaian ini menjadi bagian penting dari penguatan reputasi Universitas AMIKOM Yogyakarta di tingkat internasional, khususnya dalam pemeringkatan yang menilai dampak nyata inovasi perguruan tinggi.

Hasil tersebut semakin kuat karena dari 24 kategori WURI 2026, Universitas AMIKOM Yogyakarta berhasil mencatatkan nama kampusnya dalam 100 besar dunia pada 19 kategori. Jumlah ini menunjukkan bahwa pencapaian Universitas AMIKOM Yogyakarta tidak hanya bertumpu pada satu bidang, tetapi tersebar pada berbagai aspek, mulai dari kepemimpinan, tata kelola, kewirausahaan, penerapan industri, transformasi digital, pengembangan kurikulum, hingga transfer teknologi.

Beberapa capaian tertinggi Universitas AMIKOM Yogyakarta terlihat pada kategori Cost-Effectiveness Management dengan peringkat 4 dunia, Visionary Leadership dengan peringkat 7 dunia, Entrepreneurial Culture & Ecosystem dengan peringkat 13 dunia, serta University-Based Entrepreneurial Projects dengan peringkat 15 dunia. Hasil ini memperlihatkan bahwa Universitas AMIKOM Yogyakarta mendapat pengakuan dalam pengelolaan sumber daya, arah kepemimpinan, ekosistem kewirausahaan, dan pengembangan proyek berbasis kampus.

Universitas AMIKOM Yogyakarta juga masuk 100 besar dunia pada kategori lain, antara lain Student Mobility and Openness peringkat 21 dunia, Infrastructure/Technology peringkat 31 dunia, Curricular Innovation for Future-Readiness peringkat 34 dunia, Industrial Application peringkat 35 dunia, Financial Impact-Driven Technology Transfer peringkat 35 dunia, serta Digital and AI Transformation in Strategy and Management peringkat 37 dunia. Deretan capaian tersebut menunjukkan bahwa inovasi kampus berkembang dalam berbagai ruang, baik dalam tata kelola institusi, pembelajaran, teknologi, maupun hubungan dengan dunia industri.

Konteks WURI 2026 juga memberi makna penting bagi pencapaian ini. Dalam refleksi tahunan pendirinya, WURI dijelaskan bermula pada 2019 sebagai World Universities with Real Impact, sebuah gerakan internasional untuk mengenali dan membagikan inovasi universitas yang kreatif serta bermakna secara sosial. Pada 2020, gerakan tersebut berkembang menjadi World University Rankings for Innovation, yang menilai inovasi perguruan tinggi bukan semata melalui ukuran tradisional seperti publikasi dan sitasi, tetapi melalui dampak nyata bagi mahasiswa, industri, masyarakat, dan dunia.

Dong-sung Cho, Ph.D., Founder WURI Foundation, menegaskan bahwa WURI “not merely as a ranking, but as a movement.” Pernyataan ini memperlihatkan bahwa WURI tidak hanya berfungsi sebagai pemeringkatan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran global bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan inovasi yang relevan dengan masa depan.

Pada WURI 2026, kerangka inovasi juga berkembang melalui hadirnya sumbu ketiga, yaitu “What to Innovate”. Sumbu ini melengkapi dua sumbu sebelumnya, yakni “For Whom to Innovate” yang menekankan penerima manfaat inovasi, serta “How to Innovate” yang menekankan sistem dan proses inovasi. Melalui sumbu ketiga tersebut, WURI memperluas misi perguruan tinggi dari riset, pendidikan, dan layanan, dengan menambahkan unsur komersialisasi sebagai bagian dari penciptaan nilai dan keberlanjutan dampak.

Dalam kerangka tersebut, perguruan tinggi didorong untuk menjadi institusi yang terus berkembang melalui empat ranah utama, yaitu riset, pendidikan, layanan, dan komersialisasi. Bagi Universitas AMIKOM Yogyakarta, capaian pada 19 kategori Top 100 dunia menunjukkan bahwa inovasi kampus memiliki keterkaitan dengan berbagai ranah tersebut, termasuk pembelajaran berbasis teknologi, tata kelola yang adaptif, penguatan kewirausahaan, dan penerapan inovasi yang memiliki nilai guna.

Pencapaian Universitas AMIKOM Yogyakarta di WURI 2026 menjadi dorongan untuk terus memperkuat ekosistem inovasi yang berdampak. Ke depan, hasil ini diharapkan dapat menjadi pijakan bagi kampus untuk memperluas kolaborasi, meningkatkan kualitas tata kelola, mengembangkan pembelajaran yang relevan dengan perubahan zaman, serta menghadirkan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat, industri, dan pendidikan tinggi Indonesia.

Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional