Puncak Dies Natalis Amikom ke 28

11 October 2022 | Berita Utama

Pada tanggal 11 Oktober 2022 ini, Universitas Amikom Yogyakarta tepat memasuki usianya yang ke 28. Puncak DIES Natalis ke-28 Amikom ini ditandai dengan agenda Sidang Senat Terbuka Upacara Dies Natalis ke-28 yang diisi dengan Orasi Ilmiah, Penandatanganan MoU, dan berbagai kegiatan lain yang menunjukan Eksistensi Amikom sebagai perguruan tinggi SIap menghadapi perkembangan Jaman.

Orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Andi Sunyoto, M.Kom, dengan tajuk orasi Penerapan Teknologi Artificial Intelligence di sektor Agriculture Menuju Pertanian Cerdas. Orasi yang disampaikan tersebut berkaitan tentang Sejauh mana implementasi teknologi kecerdasan buatan dalam sektor pertanian Indonesia.

Menurut Dr. Andi, teknologi AI menjadi bagian penting dari model pertanian presisi yang maju dan modern. Filosofi dasar pertanian presisi yang dimanfaatkan adalah mengukur dan mengelola variabilitas hasil, tanah, hama, dan gulma di seluruh lahan yang ada untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan praktik pertanian dalam sistem usaha tani. Dengan cara ini, yakni produktivitas, kualitas produk dan keuntungan ekonomi diharapkan lebih optimal

Kecerdasan Buatan dalam pertanian tidak hanya membantu petani untuk mengotomatisasi pertanian mereka tetapi juga beralih ke budidaya yang tepat untuk hasil panen yang lebih tinggi dan kualitas yang lebih baik sambil menggunakan lebih sedikit sumber daya.

“Semoga makin banyak anak muda yang melek teknologi tertarik ke dunia pertanian, sehingga Indonesia dapat makin maju sektor pertaniannya dan menjadi swasembada pangan serta memiliki sistem ketahanan pangan yang kuat segera terwujud”, Tambahnya.

Selain Orasi Ilmiah, dalam Dies Natalis ke 28 ini, Universitas AMIKOM Yogyakarta melakukan Penandatanganan MoU dengan 3 Instansi Sekaligus, yaitu: Universitas Boyolali, STIE Indonesia Malang, dan STMIK Primakara Denpasar. Kerjasama ini terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Univesitas AMIKOM Yogyakarta juga menyerahkan penghargaan Visiting Professor kepada Penolong Naib Canselor Kolej Pengajian Seni Kreatif Universiti Teknologi Mara, Malaysia, Prof. Dr. Hj. Zaini Abdullah.

Prof. Zaini menyampaikan bahwa, penghargaan ini bukan hanya untuk beliau secara pribadi, namun juga untuk UITM Malaysia. Beliau juga berharap bahwa kerjasama antara dua instansi pemdidikan ini akan dibawa ke tahap yang lebih global lagi dimasa yang mendatang

Dalam agenda tersebut, juga dilakukan Penyerahan sertifikat ISO Universuitas Amikom Yogyakarta, yang diserahkan langsung oleh Ir. Solichin Agung Darmawan, MBA., RPA selaku Direktur PT Decra Group Indonesia kepada Prof. Dr. M. Suyanto, MM.

Dalam Sambutannya, Bpk. Rum. M. Andri menyampaikan bahwa universitas amikom Yogyakarta telah menetapkan bahwa 5 tahun mendatang, 20-40% pendapatan Amikom, rencananya akan diperoleh dari penelitian, pengabdian masyarakat dan dari pengembangan produk-produk ekonomi kreatif. Ini tentunya tantangan tersendiri bagi Amikom ditengan kondisi Resesi ekonomi global saat ini.

Karena universitas amikom telah mempersiapkan ini jauh jauh hari dengan merekrut sumber daya dosen dan tenaga pendidikan yang berkualitas dan adanya 6 badan usaha yang siap berbakti berpacu untuk mengikuti perkembangan jaman.

“Apalagi kami menyadari sepenuhnya bahwa lembaga ini adalah lembaga yang mulia yang di dalamnya berisi orang orang yang sedang menuntut dan bersedekah ilmu. Pasti tuhan tidak akan meninggalkan kami selama kami menjaga kemuliaan lembaga ini dari ambisi ambisi pribadi di luar ilmu pengetahuan.”, Tambahnya.

 

Berikut ini adalah Livestram agenda Sidang Terbuka Senat dan Orasi Ilmiah | Dies Natalis Amikom ke-28

DIES Natalis ke-28 Tahun Universitas Amikom Yogyakarta mengusung tema “Everlasting True Love”, yang merupakan perwujudan dari Perjalanan Amikom sebagai sebuah institusi pendidikan, yang bersumber atas dasar kepercayaan dan saling mengasihi.

Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof. Dr. M. Suyanto, MM., juga menyampaikan bahwa terdapat tiga jenis cinta, Hablum Minal Alam (cinta kepada lingkungan), Hablum Minannas (cinta kepada sesama manusia), dan Hablum Minallah (cinta kepada sang maha pencipta kita, Allah SWT).

“ Tiga cinta ini mudah mudahan akan membawa kita pada kejayaan di masa yang akan datang”, Imbuhnya.