
Universitas AMIKOM Yogyakarta menyelenggarakan Wisuda Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Periode ke-99 pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Grand Pacific Hall, Yogyakarta. Melalui Sidang Terbuka Senat, sebanyak 643 wisudawan dan wisudawati resmi menyelesaikan pendidikan sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja, melanjutkan studi, membangun usaha, dan mengamalkan ilmu di tengah masyarakat.
Pada periode ini, Universitas AMIKOM Yogyakarta mewisuda 643 lulusan dan 430 orang di antaranya meraih predikat cum laude. Berdasarkan fakultas, jumlah tersebut terdiri atas 425 lulusan Fakultas Ilmu Komputer, 195 lulusan Fakultas Ekonomi dan Sosial, serta 23 lulusan Fakultas Sains dan Teknologi. Secara Keseluruhan, sejak wisuda pertama hingga Wisuda Periode ke-99 ini Universitas AMIKOM Yogyakarta telah meluluskan sebanyak 39.800 alumni.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta, Prof. Dr. M. Suyanto, M.M., berpesan agar para lulusan menjaga keseimbangan antara nilai spiritual dan penguasaan ilmu pengetahuan. Kedua hal tersebut menjadi landasan penting bagi alumni dalam menghadapi perubahan dan menentukan langkah setelah menyelesaikan pendidikan.
“Kalau adik-adik alumni ingin menjadi luar biasa, selalu punya iman dan selalu punya ilmu,” ujar Prof. M. Suyanto.
Prof. M. Suyanto juga turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sleman, khususnya Dinas Sosial Kabupaten Sleman, atas dukungan melalui Program Beasiswa Sleman Pintar. Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus diperluas sehingga semakin banyak mahasiswa berprestasi dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi.
“Harapan kami dapat menambah lebih banyak beasiswa, terutama bagi anak-anak berprestasi maupun mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu,” jelasnya.
Sebanyak 29 Penerima Beasiswa Sleman Pintar Diwisuda
Wisuda Periode ke-99 juga menjadi momen kelulusan bagi 29 mahasiswa penerima Beasiswa Sleman Pintar. Program tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Sleman dengan Universitas AMIKOM Yogyakarta dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi.
Program Beasiswa Sleman Pintar menjadi bagian dari implementasi misi Pemerintah Kabupaten Sleman melalui gerakan “Satu Keluarga Miskin, Satu Sarjana”. Program tersebut memberikan kesempatan kepada generasi muda di Kabupaten Sleman untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan meningkatkan kapasitas diri.
Sambutan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, S.E., dibacakan oleh Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Sigit Indarto, S.E., M.Si. Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan apresiasi khusus kepada 29 penerima Beasiswa Sleman Pintar yang telah menyelesaikan pendidikan di Universitas AMIKOM Yogyakarta.
Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sleman untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan tinggi. Pemerintah daerah bersama perguruan tinggi dan dunia usaha berupaya memastikan setiap anak di Sleman memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa terhambat kondisi ekonomi.
Hingga 2026, sebanyak 39 perguruan tinggi telah menjalin kerja sama dalam Program Sleman Pintar. Pemerintah Kabupaten Sleman juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp12,7 miliar untuk mahasiswa lama dan mahasiswa baru serta membuka kuota bagi 500 mahasiswa baru pada 2026.
Para penerima Beasiswa Sleman Pintar diharapkan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal. Mereka didorong untuk terus meningkatkan keterampilan, memperluas wawasan, serta mengimplementasikan ilmu dalam karya yang memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan Kabupaten Sleman.
Tiga Lulusan Raih Penghargaan Best of the Best
Dalam Wisuda 99 ini, Universitas AMIKOM Yogyakarta memberikan penghargaan Best of the Best kepada tiga lulusan terbaik dari setiap jenjang pendidikan, dengan RIncian sebagai berikut:
- Best of the Best Jenjang Magister: Arya Satrya Wicaksana, M.Kom dengan IPK 3,88 (Prodi PJJ Informatika)
- Best of the Best Jenjang Sarjana: Erna Riyanti, S.Kom dengan IPK 4 (Prodi Sistem Informasi)
- Best of the Best Jenjang Diploma: Devi Setyo Wihastuti, A.Md.Kom dengan IPK 4 (Prodi Manajemen Informatika)
Selain memperoleh lencana kehormatan dan cendera mata, penerima penghargaan pada jenjang Sarjana dan Diploma juga mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui beasiswa dari Universitas AMIKOM Yogyakarta.
Mewakili seluruh wisudawan dan wisudawati, Devi Setyo Wihastuti menyampaikan bahwa Universitas AMIKOM Yogyakarta tidak hanya memberikan teori di ruang kelas, tetapi juga membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang tangguh, kritis, mampu bekerja sama, serta cepat beradaptasi. Pengalaman organisasi, magang, kompetisi, dan kegiatan kewirausahaan turut memberikan bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi kehidupan setelah perkuliahan.
Ia juga mengajak para lulusan untuk tidak membandingkan perjalanan hidup dengan orang lain karena setiap orang memiliki waktu dan jalan keberhasilan yang berbeda. Para alumni perlu menjaga keberanian untuk mencoba, menciptakan peluang, dan menghadapi kegagalan sebagai bagian dari proses pertumbuhan. Selain itum Devi juga mengingatkan bahwa pencapaian akademik perlu berjalan bersama etika, integritas, dan karakter yang baik.
“Nilai yang baik itu penting, tetapi sikap akan berbicara lebih kuat. Pada akhirnya, bukan hanya kecerdasan intelektual yang mengantarkan kita pada keberhasilan, melainkan etika, integritas, dan karakter mulia yang kita jaga,” tuturnya.
Pesan tersebut selaras dengan sambutan Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setia Budi Indartono, M.M., Ph.D. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal bagi para lulusan untuk memasuki kehidupan dan tanggung jawab yang baru. Gelar akademik perlu diiringi dengan kemampuan beradaptasi, empati, visi yang kuat, serta integritas dalam menjalankan setiap profesi.
“Integritas tidak bisa dinegosiasikan. Apa pun profesi yang dijalani, nama baik diri sendiri dan almamater Universitas AMIKOM Yogyakarta berada di pundak para lulusan,” pesannya.
Prof. Setia Budi juga mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengejar hasil dalam jangka pendek, tetapi membangun tujuan hidup yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Menurutnya, kemampuan akademik tetap penting, namun keterampilan berkomunikasi, empati, dan karakter menjadi bekal utama dalam menghadapi perubahan dunia kerja, perkembangan teknologi, serta era kecerdasan buatan.
Wisuda Universitas AMIKOM Yogyakarta Periode ke-99 diharapkan menjadi awal bagi seluruh lulusan untuk terus belajar, menjaga integritas, dan mengembangkan kompetensi sesuai bidang masing-masing. Dengan dukungan keluarga, perguruan tinggi, pemerintah, dan mitra, para alumni diharapkan mampu mengamalkan ilmu serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional




