Pengajian Ramadan Khusus Dosen dan Tendik Ikhwan, Ramadan Indah Menuju Ahlul Jannah

27 February 2026 | Berita Utama

Universitas AMIKOM Yogyakarta menyelenggarakan Pengajian Ramadan Khusus Ikhwan pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 13.15 WIB di Ruang Citra II dengan konsep lesehan. Kegiatan ini menghadirkan Ust. Prof. drh. H. Agung Budiyanto, MP., Ph.D., sebagai pengisi materi dengan tema “Ramadhan Indah, Berkah dan Menuju Ahlul Janah”. Agenda tersebut diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama bulan suci Ramadan.

Acara dibuka dengan sambutan dari Hanif Al Fatta, M.Kom., Ph.D., Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas AMIKOM Yogyakarta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa menghadiri majelis ilmu merupakan salah satu bentuk implementasi perintah Allah untuk menuntut ilmu, terutama di bulan Ramadan yang menjadi momentum memperbanyak amal saleh. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara rutin di luar bulan Ramadan. “Mudah-mudahan materi yang disampaikan bisa menyemangati kita untuk menjalani kehidupan secara lebih baik dan lebih berkah,” ujarnya.

Dalam sesi utama, Prof. Agung Budiyanto mengingatkan peserta tentang pentingnya kesadaran terhadap waktu dan orientasi akhirat. Ia menekankan bahwa manusia sering kali terjebak dalam kesibukan dunia, sementara bekal untuk kehidupan setelah mati kurang diperhatikan. Ia menjelaskan bahwa satu hari di akhirat setara dengan seribu tahun di dunia, sehingga usia manusia yang terbatas harus dimanfaatkan untuk amal yang bernilai kekal.

Prof. Agung juga menyoroti pentingnya sikap rendah hati dan menjauhi rasa ujub. Menurutnya, seseorang yang semakin dekat dengan Allah justru akan semakin menyadari keterbatasan dirinya. “Semakin kita taat, semakin kita merasa bukan siapa-siapa,” tegasnya di hadapan peserta.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa kematian dapat datang kapan saja tanpa memandang usia maupun jabatan. Oleh karena itu, setiap aktivitas profesional perlu diniatkan sebagai bagian dari ibadah. Ia mendorong dosen dan tenaga kependidikan untuk mengonversikan pekerjaan sehari-hari menjadi amal yang bernilai di sisi Allah, baik melalui pengajaran, pelayanan akademik, maupun pembinaan karakter mahasiswa.

Suasana kajian berlangsung khidmat dan interaktif. Peserta menyimak materi dengan antusias hingga sesi penutup yang diakhiri dengan doa bersama agar seluruh civitas Universitas AMIKOM Yogyakarta diberikan keberkahan, keistiqamahan, dan dimasukkan ke dalam golongan ahlul jannah.

Melalui pengajian Ramadan ini, Universitas AMIKOM Yogyakarta menghadirkan ruang refleksi yang memperkuat keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan kesiapan spiritual. Diharapkan, nilai-nilai yang disampaikan dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun dalam keluarga.

Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional