Keberhasilan Program Studi Sistem Informasi Universitas AMIKOM Yogyakarta meraih Platinum Achievement, peringkat tertinggi dalam Evaluasi Indeks Kematangan Outcome-Based Education (OBE), menempatkan perhatian publik pada PIKOBE APTIKOM sebagai lembaga penilai. Capaian ini menjadi momentum penting untuk mengenal lebih jauh apa itu PIKOBE, bagaimana proses evaluasi Indeks Kematangan OBE, serta peran PIKOBE dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Sistem Informasi Universitas AMIKOM Yogyakarta Raih Predikat Tertinggi Dalam PIKOBE APTIKOM

Apa Itu PIKOBE APTIKOM?
PIKOBE adalah singkatan dari Pusat Indeks Kematangan Outcome-Based Education, sebuah pusat evaluasi yang dikembangkan oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM). PIKOBE berfungsi sebagai instrumen objektif untuk mengukur tingkat kematangan implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada program studi di Indonesia.
Ketua Umum APTIKOM, Prof. Dr. rer.nat. Achmad Benny Mutiara, S.Kom., menyampaikan bahwa PIKOBE merupakan salah satu produk strategis APTIKOM dalam mendukung penguatan mutu pendidikan tinggi.
“PIKOBE merupakan instrumen penting dalam membantu program studi melakukan penilaian terhadap implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education secara objektif,” ujarnya dalam pengumuman hasil Evaluasi Indeks Kematangan OBE 2025.
Melalui PIKOBE, program studi dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai sejauh mana kurikulum OBE telah diterapkan secara konsisten dan terukur.
Evaluasi Indeks Kematangan OBE yang diselenggarakan oleh PIKOBE APTIKOM bertujuan untuk menilai keselarasan kurikulum dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), serta kebutuhan industri dan perkembangan global.
Ketua Umum APTIKOM menegaskan bahwa evaluasi ini membantu program studi memahami posisi implementasi OBE secara objektif.
“Melalui PIKOBE, program studi memperoleh gambaran objektif mengenai sejauh mana kurikulum yang diterapkan telah sesuai dengan elemen standar capaian pembelajaran berbasis luaran, yang selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan global,” jelasnya.
Hasil evaluasi ini menjadi dasar penting bagi program studi dalam menyusun strategi Continuous Quality Improvement (CQI) dan memperkuat kesiapan menuju Akreditasi Unggul.
Bagaimana Proses Evaluasi PIKOBE Dilakukan?
Proses evaluasi PIKOBE dilakukan melalui tahapan yang sistematis dan transparan. Program studi yang mengikuti penilaian diwajibkan mengisi Laporan Evaluasi Diri Indeks Kematangan (LEDIK) yang mencakup perencanaan kurikulum, implementasi pembelajaran, sistem evaluasi, serta tindak lanjut perbaikan.
Setelah LEDIK disubmit, tim evaluator PIKOBE melakukan penilaian awal dan memberikan rekomendasi perbaikan. Program studi kemudian menindaklanjuti masukan tersebut sebelum dilakukan kunjungan daring untuk verifikasi implementasi di lapangan. Proses ini ditutup dengan tahap validasi sebelum peringkat Indeks Kematangan OBE ditetapkan.
Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas AMIKOM Yogyakarta, Anggit Dwi Hartanto, M.Kom., menjelaskan bahwa partisipasi dalam evaluasi PIKOBE didasari oleh implementasi OBE yang telah berjalan secara konsisten sejak 2021.
“Kami mengikuti proses evaluasi yang dimulai dari pengisian Laporan Evaluasi Diri Indeks Kematangan hingga penilaian dan validasi oleh evaluator PIKOBE,” jelas Anggit.
Ia menekankan bahwa salah satu kunci meraih Platinum Achievement PIKOBE adalah komitmen untuk menjalankan OBE secara nyata, bukan hanya pada level dokumen.
“Setiap semester kami memantau pemenuhan CPMK dan CPL secara berkala agar implementasi OBE benar-benar berjalan,” ujarnya.
Untuk mendukung proses tersebut, Program Studi Sistem Informasi Universitas AMIKOM Yogyakarta memanfaatkan sistem digital SIKUROBE, yang memudahkan dosen dalam mengelola nilai dan membantu tim program studi memantau ketercapaian pembelajaran secara terukur.
Menurut Anggit, pencapaian Platinum Achievement bukanlah akhir dari proses peningkatan mutu. Program Studi Sistem Informasi Universitas AMIKOM Yogyakarta terus menjalankan prinsip Continuous Quality Improvement (CQI) pada setiap tahap implementasi OBE.
“Implementasi OBE harus terus diperbaiki dan disempurnakan agar lulusan benar-benar sesuai dengan profil dan capaian pembelajaran yang ditetapkan,” ungkapnya.
Setelah meraih Akreditasi Unggul dan Platinum PIKOBE, program studi ini menargetkan langkah lanjutan menuju akreditasi internasional sebagai upaya meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.
Keberhasilan Program Studi Sistem Informasi Universitas AMIKOM Yogyakarta meraih Platinum Achievement PIKOBE APTIKOM menunjukkan pentingnya evaluasi Indeks Kematangan OBE sebagai instrumen penguatan mutu pendidikan tinggi. Melalui PIKOBE, program studi tidak hanya dinilai, tetapi juga didorong untuk membangun budaya perbaikan berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan global.
Depth News by : Fadya RY (Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional)
Keyword utama:
PIKOBE APTIKOM, Indeks Kematangan OBE, Platinum Achievement PIKOBE
Keyword pendukung:
Outcome-Based Education, Kurikulum OBE, Sistem Informasi Universitas AMIKOM Yogyakarta, Evaluasi OBE, Akreditasi Unggul




