
Business Placement Center dan Alumni (BPC) Universitas AMIKOM Yogyakarta kembali menghadirkan INTERPENSI (Interaksi Penuh Inspirasi) sebagai program podcast inspiratif yang menjadi ruang berbagi gagasan, pengalaman, dan wawasan bagi mahasiswa, alumni, serta masyarakat luas. Melalui format obrolan santai namun berbobot, INTERPENSI menghadirkan tema-tema yang dekat dengan perkembangan dunia kerja dan digital, termasuk strategi membangun brand di era internet. Dalam rangkaian Ramadan, program ini hadir sebagai teman ngabuburit virtual yang tidak hanya informatif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Titis Nur Pratomo, S.Kom : SEO dan Strategi Membangun Brand Awareness di Era Digital
Pada episode ketujuh, INTERPENSI menghadirkan Titis Nur Pratomo, S.Kom, alumni Universitas AMIKOM Yogyakarta yang kini berkiprah sebagai SEO freelancer. Titis menekuni optimasi website untuk berbagai kebutuhan klien, mulai dari peningkatan brand awareness, penguatan leads, hingga kontribusi pada revenue dari channel organik. Perjalanannya di dunia SEO dimulai sejak masa kuliah, saat mulai mengenal e-commerce dan cara kerja mesin pencari. Setelah lulus, ia sempat menangani website dan pemasaran digital di Simply Fresh Laundry, kemudian berkembang di agency yang mengelola brand besar seperti Toyota Astra, Kalbe, dan Sharp, hingga berkarier di industri hosting bersama DomaiNesia dan Niagahoster sebelum akhirnya fokus sebagai freelancer penuh waktu.
Dalam podcast bertema “Build Brand Awareness Use SEO”, Titis menjelaskan bahwa SEO atau search engine optimization bukan sekadar upaya agar website muncul di Google, tetapi bagian penting dari strategi membangun kehadiran brand di internet. Menurutnya, ketika sebuah brand tidak muncul di mesin pencari, maka brand tersebut berisiko sulit ditemukan calon pelanggan. Karena itu, SEO menjadi penting untuk membantu website bisnis tampil di halaman pencarian melalui kata kunci yang relevan. “SEO itu membantu website atau bisnis supaya muncul di halaman pertama di mesin pencarian,” jelasnya. Dari sana, traffic dapat tumbuh, kepercayaan mulai terbentuk, dan peluang konversi pun terbuka.
Titis juga menekankan bahwa SEO bukan strategi instan. Berbeda dengan iklan berbayar yang hasilnya bisa cepat terlihat, SEO bekerja secara organik dan membutuhkan proses. Namun justru di situlah kekuatannya: efeknya lebih tahan lama dan mampu menopang pemasaran dalam jangka panjang. Ia menjelaskan bahwa SEO sangat erat kaitannya dengan kualitas website, kecepatan akses, pengalaman pengguna, relevansi konten, dan riset kata kunci yang tepat. Menurutnya, SEO juga masih sangat relevan di tengah perkembangan AI, karena website yang kredibel dan kuat secara SEO justru berpeluang menjadi rujukan mesin pencari maupun AI generatif. Di sisi lain, ia melihat peluang karier SEO masih sangat terbuka, baik untuk pekerjaan full time, freelance, personal branding, hingga pengembangan bisnis sendiri.
Selain untuk bisnis, Titis menilai SEO juga sangat berguna untuk membangun personal branding. Website pribadi, portofolio kerja, dan rekam jejak profesional bisa menjadi nilai tambah bagi freelancer, pencari kerja, maupun praktisi digital. Dalam pandangannya, personal branding yang kuat tidak cukup hanya tampil di media sosial, tetapi juga perlu mudah ditemukan dan dipercaya di internet. Menutup sesi podcast, Titis berpesan agar generasi muda tidak takut mencoba dan tidak mudah menyerah dalam menjalani proses. “Jangan menyerah, teruslah berusaha,” pesannya. Ia menegaskan bahwa tidak ada hasil yang benar-benar instan, bahkan sesuatu yang disebut instan pun tetap membutuhkan proses.
Bagi audiens yang ingin menyimak pembahasan lengkapnya, video podcast INTERPENSI dapat ditonton lebih lanjut melalui tautan YouTube yang akan dilampirkan pada bagian akhir artikel ini.
Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional
Koresponden: Puji Ariningsih




