Universitas AMIKOM Yogyakarta Tambah Guru Besar di Bidang Pengolahan Citra dan Kecerdasan Buatan

24 December 2025 | Berita Utama

Universitas AMIKOM Yogyakarta kembali memperkuat kapasitas akademiknya dengan bertambahnya Guru Besar bidang Pengolahan Citra dan Kecerdasan Buatan. Dosen Universitas AMIKOM Yogyakarta sekaligus Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan, Prof. Arief Setyanto, S.Si., M.T., Ph.D., resmi dinaikkan Jabatan Fungsional Akademiknya menjadi Profesor/Guru Besar terhitung mulai 1 Oktober 2025, setelah melalui proses penilaian nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Kenaikan jabatan akademik tersebut diajukan oleh Universitas AMIKOM Yogyakarta melalui Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER) dan dinilai oleh reviewer nasional. Proses ini mencakup verifikasi administratif, penilaian angka kredit, serta evaluasi rekam jejak akademik yang meliputi pendidikan, publikasi ilmiah, pengalaman pengajaran, dan kontribusi tridarma perguruan tinggi.

Dalam wawancara, Prof. Arief menjelaskan bahwa proses pengusulan Guru Besar merupakan mekanisme nasional yang harus dilalui secara bertahap dan objektif. “Prosesnya mengajukan berkas-berkas persyaratan Guru Besar melalui akun SISTER, kemudian dinilai oleh reviewer nasional di Kementerian untuk memastikan seluruh syarat telah terpenuhi,” ujarnya.

Penetapan ranting ilmu kepakaran Pengolahan Citra dan Kecerdasan Buatan ditentukan berdasarkan konsistensi rekam jejak akademik. Menurut Prof. Arief, penilaian tersebut bertumpu pada kesesuaian latar belakang pendidikan doktoral, publikasi penelitian, serta aktivitas pengajaran dan riset yang dijalani secara berkelanjutan. “Penilaiannya berdasarkan rekam jejak, mulai dari S3, publikasi penelitian, hingga rekam jejak pengajaran,” jelasnya.

Secara akademik, Prof. Arief menyelesaikan pendidikan Sarjana dan Magister di Universitas Gadjah Mada, sebelum meraih gelar Doktor pada tahun 2016 di School of Computer Science and Electronic Engineering, University of Essex, Inggris, melalui beasiswa dari pemerintah Indonesia. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Universitas AMIKOM Yogyakarta periode 2025–2029, dengan peran strategis dalam memperluas jejaring akademik dan kemitraan universitas di tingkat nasional maupun internasional.

Selain menjalankan tugas struktural, Prof. Arief merupakan dosen senior dan peneliti di Fakultas Ilmu Komputer Universitas AMIKOM Yogyakarta, serta staf pengajar pada Program Pascasarjana Informatika. Bidang keahliannya meliputi Machine Learning, Computer Vision, dan Natural Language Processing, dengan fokus penelitian pada segmentasi gambar dan video, pelacakan serta deteksi objek, pemrosesan konten visual, metadata visual, serta penerapan deep learning dan edge computing untuk sistem dengan keterbatasan sumber daya.

Produktivitas riset Prof. Arief tercermin dari publikasi ilmiah yang telah dimuat dalam berbagai jurnal bereputasi dan prosiding internasional yang terindeks Scopus dan Google Scholar. Hingga tahun 2025, ia tercatat memiliki SINTA Score keseluruhan sebesar 2.479, dengan 763 poin dalam tiga tahun terakhir, serta lebih dari 1.600 sitasi di Google Scholar dengan h-index 18, menunjukkan konsistensi dan dampak ilmiah yang kuat.

Dalam lingkup profesional, Prof. Arief juga aktif sebagai pengurus CORIS (Cooperation Research Inter University), mewakili Universitas AMIKOM Yogyakarta dalam mendorong kolaborasi penelitian lintas perguruan tinggi. Ia kerap menjadi pembicara pada forum ilmiah internasional, termasuk sebagai plenary speaker pada IEEE Conference ICOIACT, serta terlibat dalam berbagai kegiatan kolaborasi riset dan pembimbingan akademik.

Sebagai Guru Besar, Prof. Arief menegaskan bahwa jabatan akademik tertinggi ini bukan sekadar gelar, melainkan amanah yang disertai tanggung jawab. “Jabatan akademik itu datang dengan seperangkat kewajiban, seperti membimbing dosen junior, membimbing dan menguji mahasiswa S3, menulis buku, serta terus menghasilkan publikasi,” ungkapnya.

Beliau juga menekankan bahwa capaian Guru Besar merupakan hasil dari proses yang dijalani secara konsisten. “Guru Besar itu proses normal yang akan dilalui setiap dosen yang sudah menempuh jenjang S3 pada masanya. Selama kewajiban dijalankan dengan baik, capaian itu bisa diraih,” tambahnya.

Ke depan, Prof. Arief berkomitmen untuk terus memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di Universitas AMIKOM Yogyakarta, sekaligus memotivasi dosen-dosen lain untuk menempuh pendidikan doktoral dan menata karier akademik secara berkelanjutan. Penambahan Guru Besar bidang Pengolahan Citra dan Kecerdasan Buatan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem riset, pendidikan, serta kolaborasi akademik di Universitas AMIKOM Yogyakarta.

Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional
Koresponden: Arief Setyanto
Sumber: https://s3informatika.amikom.ac.id/dosen/arief-setyanto/