Prodi D3 TI dan DISKOPUKM Sleman Gelar Pendampingan UMKM Sleman Mart

28 November 2025 | Berita Utama

Sleman, 18 November 2025 — Program Studi D3 Teknik Informatika Universitas AMIKOM Yogyakarta bersama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyelenggarakan program pendampingan UMKM berupa praktik foto produk dan pengaplikasian data pada platform Sleman Mart. Kegiatan ini berlangsung pada 18 November–4 Desember 2025 di Laboratorium Fotografi dan Laboratorium Komputer Universitas AMIKOM Yogyakarta sebagai tindak lanjut dari pengembangan marketplace Sleman Mart yang kini memasuki tahap implementasi di lapangan. Pendampingan ini diadakan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas tampilan produk dan memahami alur penggunaan platform digital yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Selama pendampingan berlangsung, peserta mendapatkan pelatihan fotografi produk untuk meningkatkan kualitas visual katalog mereka. Para dosen dan pendamping laboratorium, antara lain Pramudhita Ferdiansyah, S.Kom., M.Kom, Surya Tri Atmaja R, S.Kom., M.Eng, Arvin Claudy Frobenius, M.Kom, Bahrun Ghozali, M.Kom, Firman Asharudin, M.Kom, dan Toto Indriyatmoko, M.Kom, memandu peserta dalam teknik pengambilan gambar sederhana yang dapat diaplikasikan di rumah atau tempat usaha. Foto produk menjadi elemen penting dalam pemasaran digital, sehingga sesi ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang praktis bagi pelaku UMKM. Peserta juga diarahkan untuk mempraktikkan penggunaan platform Sleman Mart, mulai dari pembuatan akun, pengisian informasi produk, hingga proses kurasi yang dilakukan oleh DISKOPUKM Sleman.

Barka Satya, M.Kom, Ketua Program Studi D3 Teknik Informatika Universitas AMIKOM Yogyakarta menyampaikan bahwa pendampingan ini menjadi bagian penting dalam proses pengembangan ekosistem digital UMKM Sleman. Ia menyampaikan bahwa Sleman Mart sebelumnya telah dikembangkan secara penuh oleh mahasiswa D3 TI sebagai capstone project, dan kini memasuki tahap pemanfaatan langsung oleh masyarakat.

“Pendampingan ini kami rancang agar pelaku UMKM dapat memahami cara kerja sistem dan mengelola toko digital mereka secara mandiri. Ini adalah langkah penting agar Sleman Mart benar-benar bermanfaat,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa program ini juga menjadi sarana bagi Universitas AMIKOM Yogyakarta untuk memastikan platform Sleman Mart dapat digunakan secara efektif oleh masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Pemkab Sleman tengah mempersiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat ekosistem ini, termasuk mendorong aparatur sipil negara agar bertransaksi melalui Sleman Mart sehingga perputaran ekonomi tetap berada di Sleman.

“Ketika pemerintah dan masyarakat berada dalam satu ruang transaksi digital, UMKM akan merasakan dampak nyata di sisi pemasaran maupun penjualan,” jelasnya.

Sleman Mart sendiri merupakan platform digital yang dikembangkan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman sebagai wadah modern bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan dan menjual produk mereka secara daring. Platform ini menghadirkan katalog produk UMKM yang dikurasi, sistem transaksi online yang aman dan mudah digunakan, serta dukungan pembinaan dan pemasaran digital bagi pelaku usaha. Melalui Sleman Mart, masyarakat dapat mengakses berbagai produk unggulan Sleman kapan saja, sekaligus memberikan dukungan langsung kepada UMKM agar mampu memperluas pasar dan memperkuat identitas produk lokal.

Mahasiswa D3 TI Universitas AMIKOM Yogyakarta Kembangkan Inovasi Platform Sleman Mart untuk UMKM Sleman

Melalui pendampingan ini, Universitas AMIKOM Yogyakarta berharap Sleman Mart dapat digunakan secara optimal oleh pelaku UMKM sebagai sarana pemasaran digital yang berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas jangkauan pasar, serta mendukung terciptanya ekosistem ekonomi lokal yang lebih kuat.

Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional
Koresponden : Barka Satya