Bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM (DISKOPUKM) Kabupaten Sleman, Program Studi D3 Teknik Informatika Universitas AMIKOM Yogyakarta menghadirkan inovasi baru melalui pengembangan platform Sleman Mart, sebuah marketplace yang dirancang khusus untuk memfasilitasi transaksi digital pelaku UMKM di Kabupaten Sleman. Sleman Mart sendiri merupakan platform digital yang dirancang sebagai wadah modern bagi pelaku UMKM Sleman untuk mempromosikan dan menjual produk mereka secara daring.
DISKOPUKM Sleman mengembangkan platform ini sebagai bagian dari misinya untuk memperluas akses pasar UMKM serta memperkuat identitas produk lokal di tengah meningkatnya persaingan digital. Melalui Sleman Mart, masyarakat dapat mengakses katalog produk unggulan UMKM, bertransaksi secara aman, serta mendapatkan pengalaman belanja yang praktis melalui antarmuka yang ramah pengguna. Tidak hanya sebagai marketplace, Sleman Mart juga berfungsi sebagai ruang pembinaan UMKM melalui pendampingan, kurasi produk, dan strategi pemasaran digital.
Platform ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas AMIKOM Yogyakarta dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, serta dikembangkan secara penuh oleh mahasiswa D3 TI sebagai bagian dari capstone project, yang tidak hanya menuntut kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman terhadap kebutuhan pengguna dan kebijakan daerah. Empat mahasiswa D3TI, yaitu: Masga Satria Wirawan, Kadek Riyan Kusuma Putra, Heru Kristanto, dan Rahmat Suhadi, mengambil peran langsung sebagai pengembang aplikasi. Mereka mengerjakan pemrograman, perancangan alur sistem, integrasi data, serta perapian lebih dari 4.000 data UMKM. Para mahasiswa juga terlibat dalam uji coba, penyempurnaan fitur, serta pendampingan teknis kepada pelaku UMKM.

Ketua Program Studi D3 TI, Barka Satya, M.Kom, menjelaskan bahwa lahirnya Sleman Mart versi baru berangkat dari keresahan Pemerintah Kabupaten Sleman terhadap pengelolaan platform sebelumnya yang masih berada di tangan pihak swasta. Model tersebut dinilai kurang memberikan manfaat bagi UMKM lokal. “Kami ingin menghadirkan platform yang benar-benar berpihak pada pelaku UMKM. Sleman Mart adalah ruang transaksi digital yang dibangun oleh mahasiswa kami, dengan tujuan memperkuat ekonomi daerah. Ini bukan hanya proyek akademik, tetapi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Barka menjabarkan sejumlah fitur utama yang saat ini diterapkan dalam Sleman Mart, mulai dari katalog produk UMKM yang dikurasi, sistem transaksi daring yang aman, pengelolaan profil UMKM yang mudah, serta rencana integrasi dengan layanan ekspedisi dan pembayaran digital. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman tengah mempersiapkan kerja sama lebih lanjut, termasuk mendorong ASN Kabupaten Sleman untuk bertransaksi melalui platform ini agar perputaran ekonomi dapat tetap berada di wilayah Sleman.
“Ketika transaksi pemerintah dan masyarakat terhubung dalam satu ekosistem yang sama, dampaknya akan langsung dirasakan oleh UMKM,” jelasnya.
Keunggulan Sleman Mart terletak pada kombinasi pendekatan teknologi dan pembinaan. Produk UMKM yang ditampilkan telah melalui proses kurasi oleh DISKOPUKM Sleman sehingga terjamin kualitasnya. Platform ini juga memberikan kemudahan akses 24/7, sistem transaksi yang nyaman, serta dukungan promosi digital agar UMKM mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan antarmuka yang mudah digunakan, Sleman Mart diharapkan mampu memberikan pengalaman belanja yang menyenangkan sekaligus menjadi sarana edukasi digital bagi pelaku usaha lokal.
Sebagai tindak lanjut dari pengembangan platform, Program Studi D3 Teknik Informatika Universitas AMIKOM Yogyakarta bersama DISKOPUKM Sleman juga menyelenggarakan pendampingan teknis bagi pelaku UMKM. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Fotografi dan Laboratorium Komputer Universitas AMIKOM Yogyakarta selama 18 November–4 Desember 2025. Pendampingan ini dirancang untuk membantu UMKM memahami penggunaan platform secara langsung, mulai dari pengambilan foto produk, pengelolaan akun, hingga proses pengunggahan produk ke Sleman Mart.\
Prodi D3 TI dan DISKOPUKM Sleman Gelar Pendampingan UMKM Sleman Mart
Barka menyampaikan harapannya agar Sleman Mart dapat berkembang menjadi platform transaksi yang mampu menjangkau tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa ke depan, Sleman Mart akan diperluas ke berbagai kanal digital, termasuk pengembangan aplikasi Android dan iOS.
“Harapan kami, Sleman Mart menjadi rumah transaksi yang mempertemukan UMKM Sleman dengan pasar yang lebih luas. Kami ingin memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan mahasiswa ini dapat menjadi bagian dari solusi ekonomi daerah,” tutupnya.

Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional
Koresponden : Barka Satya




