Yogyakarta, 25 Agustus 2025 – Universitas AMIKOM Yogyakarta melalui Research Center menyelenggarakan Workshop Menulis Referensi Ilmiah Secara Efektif dengan tema Navigating Knowledge: How to Reference and Research with JSTOR. Acara ini berlangsung di kampus AMIKOM dan diikuti oleh dosen-dosen Fakultas Ekonomi dan Sosial sebagai bagian dari program peningkatan kualitas penelitian dan publikasi.
Sambutan disampaikan oleh Hanif Al Fatta, M.Kom., Ph.D., Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas AMIKOM Yogyakarta. Dalam sambutannya, Hanif menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan database digital yang telah dilanggan universitas sejak 2025. Menurutnya, keberhasilan langganan jurnal digital tidak hanya diukur dari ketersediaannya, tetapi juga dari tingkat penggunaan oleh dosen dan peneliti. “Kalau aksesnya rendah, bisa jadi anggarannya dipertimbangkan ulang. Karena itu kami mendorong dosen untuk aktif menggunakan sumber ini agar kualitas penelitian dan publikasi meningkat,” tegasnya.
Materi utama dibawakan oleh Dwi Janto dari Jasaraya Tama Jaya Buana. Ia memperkenalkan JSTOR sebagai salah satu basis data penting yang dilanggan AMIKOM, sekaligus memberikan panduan teknis dalam mencari referensi ilmiah yang efektif. Dwi Janto menjelaskan bahwa JSTOR yang digunakan adalah Archive Collection, sehingga sebagian besar artikel yang tersedia mundur 2–5 tahun dari edisi terbaru. Untuk mengoptimalkan pencarian, ia menyarankan penggunaan fitur advanced search seperti AND, OR, NOT, dan NEAR.
Selain membahas JSTOR, Dwi Janto juga menyinggung berbagai database internasional lain yang dilanggan AMIKOM, termasuk ScienceDirect, ProQuest, Springer, Taylor & Francis, hingga Statista. Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap jurnal predator dan menyarankan agar penulis selalu memeriksa kesesuaian topik dengan scope jurnal sebelum mengirimkan artikel.
Dalam sesi diskusi, para peserta mengajukan pertanyaan terkait akses jurnal, kesulitan mendapatkan artikel terbaru, hingga tingginya biaya publikasi. Dwi Janto menegaskan bahwa solusi legal tersedia melalui layanan RapidILL yang memungkinkan dosen memperoleh artikel internasional secara cepat dan sah. “Jangan sampai dosen atau mahasiswa mencari jalan pintas lewat situs ilegal. Gunakan jalur resmi agar riset tetap etis dan kredibel,” ujarnya.
Workshop ditutup dengan ajakan agar sivitas akademika Universitas AMIKOM Yogyakarta lebih aktif memanfaatkan pustaka digital yang sudah tersedia. Dengan pemanfaatan maksimal, diharapkan kualitas riset, publikasi internasional, dan kontribusi akademik dosen AMIKOM akan semakin meningkat.
Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional